Ronaldiaz Hartantyo

Ronaldiaz Hartantyo

Ronaldiaz Hartantyo (Chief Innovation Officer & Co-Founder MYCL) adalah inovator dan desainer asal Bandung yang memelopori rekayasa biomaterial berbasis miselium jamur dan rumput laut di Indonesia sejak tahun 2015. Berbekal latar belakang di bidang arsitektur dan desain material, Ronaldiaz berfokus menciptakan material masa depan yang ramah lingkungan, etis, dan sirkular untuk menjawab tantangan krisis iklim di industri kriya, fesyen, serta produk gaya hidup global.

MYLEA & MYLEA SEA – Modular Bag Series (Swappable Flap Crossbody Bag)
MYCL (PT Mycotech Lab Indonesia)
Ronaldiaz Hartantyo
2015
Innovation Factory, Jl. Ir. H. Juanda No. 108, Lebak Gede, Kec. Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
www.mycl.bio
 @mycl.bio / @myclfarm
LinkedIn: MYCL (Mycotech Lab)
MYCL (Mycotech Lab) adalah perusahaan bioteknologi material perintis asal Bandung, Indonesia, yang berfokus pada rekayasa biomaterial ramah lingkungan berbasis miselium jamur (mushroom mycelium) dan rumput laut (seaweed). MYCL mengolah limbah pertanian lokal serta komoditas bahari Indonesia menjadi material pengganti kulit sintetis dan plastik yang estetis, fungsional, serta berdampak positif bagi lingkungan.
* MYLEA & MYLEA SEA Modular Bag Series adalah tas selempang inovatif (modular crossbody bag) yang menggabungkan dua biomaterial generasi baru hasil rekayasa MYCL: * Prototype A (Mylea™ Mycelium): Menggunakan Swappable Flap berbasis kulit miselium jamur (Mylea™) bernuansa serat alami, dipadukan dengan badan tas dari softened canvas, metal webb, serta ornamen pin/charm bertema mikroorganisme. * Prototype B (Mylea™ Seaweed / Mylea Sea): Menggunakan Swappable Flap fleksibel berbasis rumput laut (Mylea™ Sea) berwarna Opaque Sky Blue, dilengkapi Magnetic Joint, tali crossbody bergaya outdoor, serta aksesori Trinket (Magnetic Charms) yang dapat disesuaikan. Produk ini mengedepankan prinsip desain modular di mana penutup tas (flap) dapat ditukar-pasang secara praktis, memperpanjang usia pakai produk, serta menawarkan nilai kriya modern yang 100% bio-based dan ramah lingkungan.
d419d95f-109f-4f80-a1c0-28b76f428c17qBJHW79
* INACRAFT (Jakarta) * G20 Summit Showcase – Biomaterial & Sustainability Exhibition (Bali) * Jakarta Fashion Week & Indonesia Fashion Week Collaborations * Bandung Design Biennale
* Pop-up Showcase & Retail Access di The Goodland Market, Takanawa Gateway (Tokyo, Jepang) * Global Sourcing Fair Vietnam (Ho Chi Minh) * Venice Architecture Biennale (Italia) * Earthshot Prize Finalist Showcase (Inggris) * Earthed Summit Showcase (Inggris)
IMG_2141
MYCL berperan aktif dalam mengurangi emisi karbon dan penumpukan limbah agrikultur dengan mengolah sisa kelapa sawit serta serbuk kayu lokal sebagai media tumbuh jamur, sekaligus memanfaatkan komoditas rumput laut lokal secara berkelanjutan. MYCL juga rutin mengadakan workshop dan edukasi ekonomi sirkular (circular economy) bagi komunitas desainer, pengrajin kriya, dan akademisi di Indonesia.
* Jaringan Retail Jepang (The Goodland Market, Takanawa Gateway): Peluncuran pop-up showcase dan penetrasi pasar kriya/fesyen berkelanjutan di Jepang. * SunBorn & Kawauchi Leather (Jepang): Pengembangan produk kerajinan gaya hidup (lead & collar) berbasis KINOLI/Mylea. * Vivobarefoot (Inggris): Pengembangan alas kaki (footwear) berkelanjutan berbasis miselium jamur. * Prevalent (Australia): Eksplorasi material sirkular untuk desain arsitektur dan interior. * Hijack Sandals & Brand Lokal Indonesia: Kolaborasi produk alas kaki dan kriya kulit berkelanjutan.
Proses manufaktur Mylea™ dan Mylea™ Sea menerapkan prinsip rantai pasok sirkular tanpa bahan kimia beracun (non-toxic, hazardous chemical-free). Penggunaan air dan energi ditekan secara signifikan dibandingkan industri kulit konvensional maupun kulit sintetis berbasis plastik (petroleum-based). Sisa limbah produksi bersifat 100% biodegradable dan dapat terurai secara alami tanpa mencemari tanah maupun perairan.
Dalam 10 tahun ke depan, Ronaldiaz Hartantyo bersama MYCL berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi biomaterial berbasis miselium dan rumput laut tingkat dunia. Dengan dukungan ekspansi retail ke pasar internasional seperti Jepang, kami bercita-cita membangun rantai pasok kriya sirkular yang memberdayakan pengrajin lokal, menggeser penggunaan kulit sintetis beracun di industri kriya global, serta membuktikan bahwa produk bernilai tinggi dapat diciptakan selaras dengan kelestarian alam.